Saiful Mujani Ingatkan Dedi Mulyadi: Popularitas Media Sosial Harus Diimbangi Substansi

Terkini 23 Aug 2026 18:32 2 min read 74 views By Udin Syam
Saiful Mujani Ingatkan Dedi Mulyadi: Popularitas Media Sosial Harus Diimbangi Substansi
CATATAN Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, memberikan catatan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

PEDOMANINDONESIA - Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, memberikan catatan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait kekuatan popularitas yang dibangunnya melalui media sosial.

Menurut Saiful, Dedi memiliki kemampuan yang cukup kuat dalam membangun citra publik, terutama melalui aktivitas di media sosial serta pendekatan langsung dengan masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar popularitas tersebut tidak menjadi satu-satunya modal politik.

Saiful menilai popularitas perlu berjalan beriringan dengan gagasan, kebijakan, serta kinerja yang memiliki substansi. Tanpa hal tersebut, tingginya perhatian publik di media sosial dinilai belum tentu mencerminkan kekuatan politik yang berkelanjutan.

Ia bahkan melihat adanya kemiripan antara gaya komunikasi politik Dedi Mulyadi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, khususnya dalam membangun popularitas dan kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas yang menarik perhatian publik.

“Dedi ini sama kayak Jokowi, jangan sampai ketipu oleh media sosial. Banyak gimmick, tapi Dedi perlu diperbaiki secara substansi,” ujar Saiful.

Saiful kemudian menekankan bahwa Dedi perlu memperkuat sisi substansial dalam kepemimpinan dan kebijakannya. Menurutnya, popularitas yang tinggi sebaiknya dibarengi dengan kemampuan menghadirkan gagasan serta kebijakan yang konkret dan dapat dirasakan masyarakat.

“Dedi harus memperbaiki substansinya agar jangan mirip Jokowi,” kata Saiful.

Sorotan tersebut muncul di tengah tingginya elektabilitas Dedi Mulyadi dalam sejumlah simulasi calon presiden. Berdasarkan survei SMRC yang dirilis pada 29 Juli, nama Dedi berada di posisi teratas dalam simulasi semi terbuka dengan 20 nama calon presiden.

Dalam survei tersebut, Dedi Mulyadi memperoleh elektabilitas sebesar 35 persen. Angka itu berada jauh di atas Presiden Prabowo Subianto yang memperoleh 14,5 persen.

Posisi berikutnya ditempati Anies Baswedan dengan elektabilitas 8,2 persen, disusul Gibran Rakabuming Raka sebesar 7,7 persen. Sementara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh 4,9 persen, Ganjar Pranowo 4,2 persen, dan Mahfud MD sebesar 4 persen.

Adapun sekitar 12,8 persen responden dalam survei tersebut belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban.

Hasil survei itu menunjukkan posisi Dedi Mulyadi cukup kuat dalam peta elektabilitas calon presiden. Namun, bagi Saiful Mujani, tingginya popularitas tersebut tetap perlu diikuti dengan penguatan substansi politik agar dukungan publik tidak hanya bertumpu pada eksposur media sosial, tetapi juga pada rekam kebijakan, gagasan, dan kinerja yang nyata. (Sumber : Mata Berita)